Life Hack and Technology

Perhatikan Hal Ini Setelah Pelunasan Sebagian KTA Bank Mandiri Agar Tidak Tercatat Buruk di BI Checking

KTA (Kredit Tanpa Agunan) kian hari makin digemari karena sifatnya yang tidak membutuhkan jaminan. Berbagai bank menawarkan berbagai produk KTA, termasuk pilihan klausal pelunasan sebagian. Artinya jika tiba-tiba kita ada kucuran rejeki, kita bisa melakukan pelunasan sebagian pokok pinjaman KTA. Untuk sisa pokok pinjaman, kita bisa memilih antara jumlah angsuran berkurang, atau jangka waktu pelunasan yang berkurang.

Namun dari pengalaman, ada yang sangat perlu kita perhatikan setelah melakukan pelunasan sebagian KTA, terkhusus di bank Mandiri. Tentunya, bagi nasabah yang menjalankan pembayaran KTA dengan sistim autodebet alias tarik otomatis dari tabungan. Yaitu, cek dan pastikan jika AGF telah terpasang kembali.

Apa itu AGF? Auto Grab Fund, adalah semacam tools di sistem bank yang menjalankan penarikan otomatis dari rekening nasabah untuk pembayaran angsuran pinjaman atau pembayaran lainnya. Ternyata, terkadang AGF tersebut dapat terlepas dari riwayat rekening nasabah yang baru saja melakukan pelunasan sebagian KTA. Efek dari terlepasnya AGF ini adalah, tidak ada lagi penarikan dari tabungan kita untuk pembayaran angsuran. Dan jika kita tidak teliti, penundaan pembayaran angsuran pinjaman hingga melewati tanggal di bulan berikutnya, akan tercatat di data bank BI sebagai “menunggak”. Satu saja tercatat menunggak atau ketidak-lancar-an pembayaran lainnya, maka potensi memperoleh manfaat keuangan seperti pinjaman di lain hari tentunya bisa saja terganggu.

Dalam hal ini, kerugian tentu di nasabah, karena semestinya pembayaran secara otomatis oleh sistem. Namun, nasabah pun tidak akan memperoleh notifikasi atas terlepasnya AGF sendiri. Bagi yang belum mengalami, mungkin akan merasa senang karena tabungan tidak berkurang untuk pembayaran. Dan dari sudut pandang kita sebagai nasabah, tentunya bukan salah kita ya, mengingat perjanjian pertama menggunakan autodebet. Tapi ketahuilah, BI checking tidak melihat adanya kesalahan sistem itu. BI hanya akan mencatat kejadian itu sebagai “nasabah nunggak bayar”.

Disarankan apabila telah melakukan pelunasan sebagian KTA, sebaiknya perhatikan tanggal jatuh tempo berikutnya. Cek apakah sudah terdebet seperti biasa. Apabila lebih dari sehari tidak juga terdebet, maka segera laporkan ke marketing dimana anda melakukan pelunasan sebagian. Petugas marketing inilah yang in charge untuk melakukan pengajuan untuk pemasangan AGF nasabah kembali. Artinya, pastikan memiliki nomor kontak marketing yang melayani transaksi KTA dan pelunasan sebagian. Simpan segala dokumen yang didapat dari akad pinjaman. Pastikan untuk memiliki copy dari tiap pernyataan. Sehingga kita memiliki bukti yang kuat jika terjadi kesalahan tarik, misalnya persentase pinalty, atau biaya lainnya.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply