Ukraina

Tempat Wajib Dikunjungi di Ukraina, Ulasan Perjalanan

Ukraine alias Ukraina yang merdeka dari Uni Soviet ini memang memiliki atmosfer tersendiri di kalangan Negara-negara Eropa pada umumnya. Untuk para pecinta sejarah, negara ini bisa jadi menjadi semacam pemuas kehausan hasrat sejarawi (Apasih). Ibu Kota Ukraina adalah Kiev, namun nanti kita akan bahas terpisah tentang Kiev. Disini saya coba bagi info tentang beberapa tempat di kota Lviv yang (at least menurut saya) wajib dikunjungi.

Lviv merupakan salah satu kota besar di Ukraina yang menurutku memiliki sajian tersendiri yang lebih otentik ala Ukraina dibanding ibu kota nya Kiev. Jadi, kumohon,,, mampirlah ke Lviv saat anda bertandang ke Negara yang berada di utara Turkey ini. Ohya, cara baca LVIV bukan (life) ya, namun (liviv). Percayalah. Seorang lokal memergoki saya menyebut nama kotanya salah dan menyuruh ku mengucapkan ulang.

Oke, berikut beberapa tempat dan aktifitas keren yang patut anda kunjungi di Lviv:

1. Wisata Kuburan Lviv Lychakiv Necropolis

Unik memang. Lviv memiliki taman pemakaman “Lychakiv Necropolis” yang terbuka untuk dikunjungi turis. Tak jauh dari pusat kota, sekitar 15 hingga 20 menit dengan tram no 7 dari pusat kota maupun uber. Mereka sengaja membuat apik pemakaman, dan menghimpun informasi terkait sejarah hidup beberapa tokoh penting bagi Lviv dalam booklet. Jarang-jarang kan wisata ke kuburan. Sensasi nya seru. Liputan khusus wisata kuburan ini dapat anda baca disini (sementara belom dibikin, sabar ya).

 

2. Nonton Opera di Lviv National Opera House

Untuk acara sore-malam yang romantis, pilihan ini cocok. Tiket masuknya masih terjangkau tak semahal jika kita menonton opera di New York, dan unik. Pertunjukan yang jarang kita temui di Indonesia ini dapat kita nikmati dalam waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam. Jenis pertunjukannya berfariasi, ada balet, opera, musical drama yang kesemua nya live dengan live orchestra tanpa lipsync. Mereka memiliki jadwal pertunjukan yang update di websitenya. Namun saya lebih suka datang langsung dua hari sebelumnya untuk membeli tiket. Lebih murah.

Ohya, disarankan untuk mengenakan baju yang agak formal ya. Memang kita tak akan diusir sih, jika memakai sneakers dan jeans serta kaos. Namun pada umumnya penonton akan datang dengan dress dan at least kemeja. So, malu juga kalau datang dengan kostum yang gak oke. Anyway foto juga akan sangat terdukung jika pakaian kita kece. Semacam promt jaman eropa kuno gitu. Ya, tak perlu taxedo dan dress rumbai-rumbai juga sih, meski banyak juga yang pakai semacam jas resmi dan make up heboh. Tapi at least kita percaya diri dengan baju yang kita kenakan.

3. Singgah dan menikmati kemegahan gereja-gereja peninggalan era soviet

Latin Cathedral

Sudah barang tentu gereja adalah icon megah dari Ukraina. Sepanjang perjalanan, saya dapat merasakan masyarakat Ukraine khususnya kota lviv yang religius. Gereja-gereja selalu penuh saat pelaksanaan misa.

Nah untuk kunjungan gereja, kita bisa mengunjungi semua gereja untuk tujuan wisata selama sedang tidak ada aktifitas gereja seperti misa atau lainnya. Jika menilik di peta kota lviv yang bisa kita dapatkan di bandara maupun pusat informasi turis secara gratis, kita akan melihat betapa banyak gereja yang bisa kita kunjungi.

Bahkan di tiap blok, khususnya di sekitar Rynok Square, kita akan menemukan gereja. Keutamaan dari gereja di Lviv adalah desain interior nya. Nggak kebayang jaman dahulu sedetail itu dalam mendesain gereja. Beberapa gereja favorit yang sempat saya kunjungi antara lain; Latin Cathedral, Assumption Church, SS. Peter and Paul Church, St. Andrew Church, St. Michael Church, Armenian Cathedral, Dominican Church dan masih banyak lagi

 

 

4. Mabuk coklat di Handmade Chocolate Lviv

Jika anda bukan penggemar coklat, bisa skip ke tujuan selanjutnya. Tapi mungkin sekedar penasaran? Tak masalah. Pada dasarnya Handmade Chocolate Lviv adalah café sekaligus workshop yang memproduksi dan menyajikan berbagai jenis coklat dan olahannya. Di sini (klik untuk alamat), mulai dessert berbalut coklat, berbagai minuman coklat dan bingkisan coklat berbagai variant rasa mereka punya. Lokasi nya dekat dengan Rynok Square (cek map disini).

Di café yang terdiri dari 5 lantai ini, kita bisa menikmati hidangan cecoklatan (dine in) di tiga sport. Lantai 1 yang sekaligus lokasi workshop pembuatan coklat, lantai 4 dan 5. Sedangkan di lantai 2 dan 3 merupakan shop, kita bisa membeli berbagai bentuk coklat untuk dibawa pulang. Cuman saat saya singgah, shop lantai 3 sedang direnovasi. Luar biasanya, harga hidangan di sini sangat affordable. Tapi hati-hati ya bagi yang sedang menjalankan diet. Bisa kalab. Anda juga bisa iseng untuk cek website mereka.

5. Underground Café

Ada berbagai café yang letaknya di bawah tanah. Saya sendiri hanya mampir melihat lokasinya. Tidak sempat masuk karena begitu panjang waiting list dan keburu ngantuk. Jika anda memiliki waktu luang di sore atau petang dan bahkan malam, pilihlah salah satu café unik di Lviv dan kunjungi. Suasana café-café bawah tanah di Lviv menakjubkan. Meski cuman ngintip dari sudut jendela saya sudah terkesima. Namun apa daya mata tak kunjung kuat menahan kantuk. Halaman ini berisi rekomendasi yang saya gunakan untuk memilih café-café bawah tanah. Klik disini.

6. Beer Museum

Jika Russia terkenal akan kecintaan rakyatnya terhadap vodka, beer dan Ukraina bisa dikatakan sangat erat. Terkhusus di kota Lviv, masyarakat masih menyimpan banyak kenangan terkait beer. Revolusi beer terus berlanjut dari jaman Soviet hingga sekarang. Kita bisa napak tilas sekaligus memperkaya pengetahuan tentang sejarah eksistensi minuman herbal terferementasi ini di Beer Museum Lviv. Beer Cultural Experience Center “Lvivarnya”. Museum serupa jarang bisa ditemukan. Jadi kalau ada kesempatan singgah ke Ukraina, mampir lah.

7. Mencoba makanan khas buffet Ukraine dan Georgian Dumplings

Cara paling sederhana untuk merasakan makanan asli Ukraina dengan jenis yang berfariasi dan harga yang bersahabat adalah mengunjungi restoran swalayan alias buffet alias self service restaurant. Ada beberapa restaurant buffe yang bisa anda pilih (rekomendasi). Namun pada intinya, mereka akan menyajikan semua jenis makanan dengan keterangan nama makanan di sebelahnya, kita cukup ambil nampan dan piring dan ambil sebanyak yang kita mau. Di ujung meja makan kita akan bertemu dengan kasir yang akan menimbang pilihan makanan di nampan kita sebelum akhirnya kita bayar dan menuju meja yang tersedia. Hidangan yang disajikan cukup otentik dan bervariasi. Mereka akan menghitung apa yang kita ambil. Bukan sistem all you can eat. Sehingga tidak perlu khawatir akan over priced.

Self Service Resto

Selain itu, Ukraine terkenal juga dengan banyaknya restaurant dengan gaya Georgia. Mungkin Negara Georgia tidak terlampau jauh dari Ukraine. Namun jika tak sempat mengunnjungi langsung Georgia, kita bisa cicipi makanan yang cukup otentik di restaurant Georgian di kota Lviv. Sajian khas yang terkenal dari Georgian restaurant adalah kinkali. Semacam dumpling (pangsit/siomay di kit amah) dengan ukuran jumbo yang disajikan biasanya per 350 gram 1 porsinya, dengan berbagai isian dari keju, daging hingga sayuran.

Kinkali Isi Keju

 

8. Cardio di Lviv City Hall.

Untuk yang ingin melihat seseluruhan kota Lviv dari ketinggian di pusat kota, mampirlah ke Lviv City Hall. Sebenarnya merupakan sebuah gedung perkantoran yang terletak di Rynok Square. Gedung ini selain memiliki Tourist Information Center juga memiliki tower yang terletak tepat di tengah gedung. Kita hanya perlu masuk ke lantai 4 (ada lift) dan membeli tiket dari loket City Hall Tower dan mulailah kita menapaki satu demi satu anak tangga tower sebanyak sekitar 10 tingkat untuk sampai ke puncak. Yap, manual. Siap-siap untuk tidak mengeluh ya, karena dari lantai 4 ke puncak menara tidak ada lift maupun escalator.

Bentuk dan ukuran tower tidak memungkinkan untuk pembuatan alat angkut otomatis tersebut. Namun satu yang dapat saya janjikan, adalah kita bisa melihat keseluruhan kota Lviv dari ketinggian yang maksimal. Setelah hamper kehabisan nafas naik tangga 10 tingkat, saya tercengang dengan angina yang menyambut sepoi-sepoi dan pemandangan yang mendamaikan hati (apasih). Apalagi untuk para pasangan, penga

9. Santai di sekitar Rynok Square

Rynok Square bisa dikatakan merupakan pusat sepusat pusatnya di kota Lviv. Kita bisa menemukan berbagai hotel hingga café, bar dan club di sekitar Rynok. Berbagai tempat sarapan, jajan hingga took-toko souvenirs pun berjajar di sekitaran Rynok. Sejenak kita bisa singgak ke salah satu café di Rynok, santai, ambil foto sana sini, menikmati beberapa monument di Rynok, dan mencoba berbagai jajanan di seputar pusat gaul Lviv ini. Es krim adalah salah satu yang paling banyak dijajakan di daerah ini, dengan harga yang surprisingly murah. Pecinta fashion pun bisa berbahagia, dengan hadirnya bermacam-macam toko pakaian brand lokal yang sangat apik dengan keunikan dan otentik Ukraina dengan harga yang bervariasi.

10. Potocki Palace

Dulunya bangunan apik nan penuh dengan hiasan khas eropa kuno ini merupakan istana seorang tokoh di era Soviet dahulu. Kini bangunan yang terletak tak jauh dari pusat kota ini dialihfungsikan menjadi sebuah musium. Bagi anda penikmat karya seni, saya pikir tempat ini akan sangat cocok untuk anda. Berbagai lukisan peninggalan jaman Ukraina kuno dipajang, lengkap dengan beberapa spesimen asli not balok dari lagu-lagu klasik di jaman itu. Selain itu dipamerkan juga beberapa peninggalan sejarah terkait terbentuknya negara Ukrania serta sejarah istana Potocki itu sendiri. Yang lebih wah lagi, spot ini salah satu yang instagram-able.

Oke, so bagi anda yang ingin menikmati keindahan Eropa gaya Soviet dengan banyak sentuhan yang masih asli, kunjungi lah Lviv Ukraine. Atau mungkin anda akan bepergian ke luar negri pertama kali dan masih bingung apa saja yang harus dipersiapkan dan dilakukan? Simak artikel berikut ini.

 

 

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply